Perempuan Tabula Rasa

Perkenalkan, namaku Dian. Aku anak sulung dari tiga bersaudara dan semua adikku laki-laki. Sebagai seorang anak yang dituakan, tentu punya beban lebih, selain sebagai seorang kakak tentunya. Aku belajar tentang semua hal, karena aku tertarik dengan semua hal, dan semuanya spektakuler. Allah tidak menciptakan sesuatu, melainkan ada fungsi dan tugasnya masing-masing.

Dari nama cukup jelas, bahwa jenis kelaminku adalah perempuan. Peremuan itu berarti makhluk yang mensturasi, punya puki, payudaranya lebih menonjol, melahirkan anak dan menyusui. Kalimat ini kudapat dari kamus besar bahsa indonesia (KBBI) online

Sebagaimana dalam kisah hidupku yang berwarna-warni bagaikan pelangi di sore maupun di pagi hari, di tengah hari juga kadang bisa juga, heehee. Aku enjoy dengan semua permasalahan yang saat ini kuhadapi, sebab tak ada yang paling bahagia di dunia ini selain bisa hidup dan sehat walafiat. Inilah kebahagiaan terbesar yang kudu disyukuri dan jangan sampai dilupakan. Sebab jika lupa, bisa kufur nikmat, tidak tahu terima kasih!

Aku juga yakin bahwa semua kejadian acak, yang terjadi menuntun kita untuk bagaimana meruntutkan ketidakteraturan tersebut menjadi lebih baik. Minimal jika tidak diurutkan secara sistematis, ya dibuat agak enak dipandang, kira-kira begitu bahasa kasarnya. Begitu juga dengan kehidupan kita dari awal lahir hingga saat ini, sudahkah ketidakaturan tersebut kita perbaiki sehingga menjadi baik?

Dalam pelajaran matematika ada trigonometri, ada limit, di biologi ada flora dan fauna, ada ekologi, di fisika juga ada meteor, galaksi, di sosiologi ada komunitas dan lain sebagainya yang banyak sekali pengetahuan yang bisa kita pelajari. Terksan loncat-loncat, satu sisi terasa perubahan dinamikanya cepat sekali, beberapa menit yang lalu belajar fiqih, sekarang belajar fisika.

Sejatinya banyak rasa yang kita alami dalam kehidupan dunia ini. Tetapi rasa yang lebih familiar itu berasal dari lidah; ada manis, asin, pahit, asam, kecut, dan lainnya. Ada rasa sejuk, dingin dan gerah, inilah yang sering dirasakan oleh badan. Ada pula rasa sakit, tidak dihargai dan malu, ini biasanya banyak dirasakan oleh jiwa.

Lalu, bagaimana dengan rasanya perempuan? Banyak rasa tentunya. Mungkin jawaban ini subjektif, atau dalam ilmu matematika itu dikenal dengan istilah kalimat terbuka, yiatu kalimat yang jawabannya masih belum tahu, apakah benar atau salah. Apalagi belum pernah mencoba rasa perempuan. Coba tanya ke orang yang sudah menikah saja.

Dari tadi membahas rasa, ada tuh kata "tabula rasa" apa sih itu artinya? dari keterangan wikipedia, didapat bahwa: Tabula rasa (dari bahasa Latin kertas kosong) merujuk pada pandangan epistemologi bahwa seorang manusia lahir tanpa isi mental bawaan, dengan kata lain "kosong", dan seluruh sumber pengetahuan diperoleh sedikit demi sedikit melalui pengalaman dan persepsi alat indranya terhadap dunia di luar dirinya.

Jika dikaitkan dengan kata perempuan, maka arti dari Perempuan Tabula Rasa adalah perempuan yang kosong, lugu dan polos. Artinya perempuan polos, masih belum tahu apa-apa.

Sebagai tambahan, baca juga novel yang berjudul Tabula Rasa karya Kak Ratih Kumala.

Selamat membaca!!!

Google Plus
    Komentar Lewat Blog
    Komentar Lewat Facebook

0 komentar:

Posting Komentar